4 Perbedaan Investasi Saham dan Emas yang Akan Menyelamatkan Anda


Punya budget berlebih dan sedang berpikir-pikir untuk berinvestasi? Mula-mula, Anda harus tahu kelebihan dan kekurangan dari tempat di mana Anda akan menanamkan uang Anda. Di antara semua instrumen investasi, sejauh ini investasi saham dan emas adalah yang paling menempati posisi populer di antara para investor Indonesia. Sama-sama investasi, apa beda mendasar di antara keduanya?


Perbedaan Investasi Saham dan Emas #1: Wujud Fisik vs Non Fisik

Satu alasan yang membuat saham emas tetap populer dari masa ke masa adalah bentuk fisiknya. Berbeda dengan saham perusahaan yang memberikan selembar sertifikat sebagai bukti kepemilikan, wujud investasi emas bisa Anda lihat dan sentuh langsung. Inilah yang membuat orang merasa lebih aman berinvestasi emas.

Saham juga lebih rentan; jika perusahaan yang Anda tanamkan dana gulung tikar, nilainya jadi tidak berharga. Sementara itu, emas fisik Anda bisa ditukarkan kapan saja dengan mata uang. Meskipun begitu, ini berarti Anda harus keluar biaya lebih untuk memikirkan tempat penyimpanan bagi keping-keping berharga ini agar aman dari tangan-tangan nakal.


Perbedaan Investasi Saham dan Emas #2: Dividen vs Pencairan

Kelebihan dari investasi saham memang jumlah untungnya yang tak diduga-duga. Keuntungan saham yaitu berupa arus kas dalam rupa dividen yang dibagikan perusahaan kala profit. Belum menghitung capital gain, tak jarang pelaku saham memperoleh untung berkali-kali lipat. Ingat ketika Amazon baru berdiri dan orang-orang menanamkan hanya 100 dollar? Kini, perusahaan itu menjadi raksasa tech yang otomatis menghadiahi setiap investornya hampir 50 kali lipat dari angka tersebut—apalagi jika menanam lebih.

Sebaliknya, keuntungan emas amat stabil. Dan untuk mendapatkan labanya, Anda terlebih dahulu harus melakukan pencairan. Inipun harus pandai-pandai membaca waktu untuk tahu kapan emas Anda akan dihargai lebih. Sebab itu, emas lebih pas untuk investasi jangka panjang.


Perbedaan Investasi Saham dan Emas #3: Investasi Aktif vs Lindung Nilai

Investasi saham bersifat aktif, di mana labanya sangat bergantung pada performa perusahaan. Anda bisa memonitor dan mengetahui kapan sebaiknya menambah, atau malah mencabut saham Anda pada sebuah perusahaan tergantung performanya dari waktu ke waktu. Jika Anda cukup proaktif, Anda bahkan bisa turut memberikan masukan dan endorsement.

Berbeda dengan itu, investasi emas memang lebih berfungsi sebagai lindung nilai. Anda hampir-hampir tidak bisa berbuat apa-apa atas naik dan turunnya, dan hanya mengikuti takarannya sesuai kondisi geopolitik.


Jadi, Mana yang Lebih Baik?

Jika harus menimbang mana yang lebih baik antara investasi saham dan investasi emas, jawabannya: tidak ada. Keduanya punya sisi masing-masing yang bisa menjadi kelebihan dan kelemahan.

Investasi saham memang bisa membuat Anda menangguk keuntungan besar, tapi hanya jika Anda cukup berani mengambil risiko. Karena, kemungkinan saham anjlok juga bukannya sedikit. Bagi Anda yang lebih menyukai permainan investasi pelan-pelan dan hampir nol risiko, emas bisa jadi pilihan utama.

Atau, Anda bisa saja menyuntikkan dana ke keduanya karena yang tak kalah penting dalam berinvestasi adalah portofolio yang beragam. Sehingga jika satunya jatuh, Anda masih punya satunya lagi. Jadilah investor cerdas yang paham memainkan situasi!

Sudah berminat investasi? Maka, percayakan emas Anda hanya pada ahlinya.

Galeri24, anak perusahaan PT.Pegadaian selalu dipercaya sebagai outlet penjualan ragam produk investasi. Salah satunya adalah emas logam mulia dengan merek Antam dan UBS. Selain itu juga ada perhiasan emas dan berbagai batu mulia yang berharga.

Anda bisa menemui 50 lebih gerainya yang tersebar di nusantara. Periksa pula katalog dan layanan-layanan mutakhir lainnya di website galeri24.co.id. Karena kepuasan Anda adalah prioritas terbesar bagi Galeri 24.

©2020 by Galeri 24. Proudly created by G24 IT Dev Team with ♥