• Galeri24

6 Tips Memilih Cincin Tunangan untuk Pasangan Anda

Prosesi tunangan selalu identik dengan keberadaan cincin sebagai tanda sebuah ikatan. Dalam momen ini biasanya dilakukan proses tukar cincin antara pihak laki-laki dan perempuan. Sebagai satu langkah menuju pelaminan atau dalam bahasa kekinian sering disebut one step closer, tidak jarang calon pasangan mempersiapkan dengan sungguh-sungguh termasuk saat memilih cincin yang akan diberikan.

Bagi yang ingin melangsungkan pertunangan, Anda harus memperhatikan beberapa hal sebelum membeli cincin untuk calon pasangan. Tentu tidak boleh sembarangan dalam memilih cincin tersebut. Hal ini harus dipertimbangkan dengan matang seperti kesesuaian bentuk, ukuran, dan budget yang dimiliki. Selain itu, cincin pertunangan juga bisa dibilang berbeda dengan cincin yang akan digunakan untuk pernikahan.

Perbedaan Cincin Tunangan dengan Cincin Kawin/Pernikahan

Secara umum, banyak yang menerangkan bahwa perbedaan antara cincin tunangan dengan cincin kawin terdapat pada waktu, kegunaan, dan posisi cincin pada jari tangan. Perbedaan waktu, maka sudah jelas bahwa cincin tunangan digunakan pada saat pertunangan atau lamaran untuk menunjukkan keseriusan laki-laki kepada pasangannya. Sebagian orang ada yang mengatakan bahwa keberadaan cincin tunangan tergantung pada kemampuan. Bila Anda mampu silahkan diberikan jika tidak mampu sebaiknya jangan dipaksakan.

Selanjutnya, dari sisi kegunaan. Perbedaan cincin tunangan dengan cincin kawin adalah cincin tunangan dipakai saat proses pertunangan dan boleh dipergunakan lagi saat acara pernikahan. Hal ini sedang menjadi tren yang dinamakan stacking dengan menumpuk atau memakai dua cincin sekaligus dalam satu jari. Selain itu, perbedaan selanjutnya pada posisi cincin. Secara tradisi di Indonesia, cincin tunangan disematkan pada jari manis tangan kiri, sedangkan cincin kawin diletakkan pada jari manis tangan kanan.

Tips Memilih Cincin Tunangan

  1. Tentukan Budget

Sebelum membeli cincin tunangan, sebaiknya Anda menghitung ulang budget yang Anda miliki. Besarnya budget atau dana akan menentukan cincin seperti apa yang akan Anda dapatkan. Jika memang budget yang dipersiapkan tidak terlalu besar, maka Anda tidak perlu memaksakan membeli cincin tunangan yang mewah. Ingat, terpenting dalam proses tunangan adalah keseriusan dan komitmen Anda kepada pasangan. Cincin yang dibeli dengan hasil keringat dan perjuangan Anda sendiri tentu sangat bernilai di mata pasangan Anda.

2. Tentukan Band yang Tepat

Menentukan bentuk Band sangat penting sebelum membeli sebuah cincin pertunangan. Band sendiri bagian cincin yang biasanya terbuat dari emas, perak atau platinum. Bagian cincin ini melingkar pada jari tangan. Jadi pastikan bentuk band yang dipilih sudah tepat agar pasangan Anda tidak kecewa.

3. Tentukan Mata Cincin

Mata cincin adalah bagian selanjutnya yang harus ditentukan saat memilih cincin pertunangan. Mata cincin akan diletakan pada band sehingga menjadi sebuah cincin yang sempurna. Posisinya pun bisa beragam yang menyesuaikan model dan selera pemakai. Kombinasi yang tepat antara mata cincin dan band akan mendapatkan hasil cincin yang menawan. Umumnya, kebanyakan perempuan tentu sangat menyukai mata cincin dari berlian dan sebagian lain ada yang memilih emas atau logam biasa.

Selain itu, pemilihan mata cincin juga bisa didasari pada karakter si pemakai. Pada bentuk ukiran dan warna akan merepresentasikan karakter perempuan. Maka dari itu, cobalah berdiskusi dengan pasangan atau mencocokkan seperti apa bentuk cincin yang diinginkan, sehingga dia merasa bahagia.

4. Ukur Lingkar Jari Pasangan

Tips selanjutnya sebelum memilih cincin adalah mengetahui lingkar jari pasangan. Coba bayangkan jika Anda sudah membeli cincin mewah dengan harga mahal tapi tidak cocok dengan lingkar jari pasangan. Sudah pasti sangat kecewa. Tentu, ada cara untuk mengetahui ukuran lingkar jari pasangan.

Pertama, Anda bisa bertanya langsung dengan pasangan atau membelinya bersama-sama, Kedua, kalau Anda ingin memberinya kejutan, coba tanyakan ukuran lingkar jari kepada orang tua atau saudaranya. Mereka bisa memberikan informasi atau contoh cincin yang muat di jari pasangan Anda. Setelah itu, baru Anda pilih cincinnya sendiri dan buat dia kejutan.

5. Buat Sendiri Cincin Tunangan

Cincin tunangan bisa Anda peroleh dengan kondisi siap pakai atau request custom. Umumnya, kebanyakan orang yang tidak ingin repot lebih memilih membeli cincin yang sudah jadi. Namun, jika pasangan Anda menginginkan bentuk yang berbeda, Anda bisa memesan sendiri cincin tunangan. Namun begitu, Anda mesti memperhatikan bagaimana hasil karya dari9v` pengrajin cincin tersebut. Supaya tidak kecewa, bisa dicek lebih dulu mengenai pengalaman, status, dan testimoni konsumen kepada pengrajin perhiasaan. Paling mudah, Anda ikut melihat proses pembuatan atau melihat hasil karya cincin yang sudah pernah dibuat.

Pilih Jenis Batu

Setelah tahu bagaimana cara memilih cincin tunangan mulai dari menghitung budget sampai meng-custom sendiri cincin yang diinginkan, sekarang ada beberapa pilihan batu sebagai penghias cincin. Bukan hanya berlian, jenis batu yang lain bisa juga menjadi pilihan supaya cincin terlihat lebih cantik dan menawan. Ini pilihan batu yang bisa disematkan pada cincin tunangan.

  • Batu Garnet

Pilihan batu pertama adalah batu garnet. Batu ini sangat cocok dengan desain tampilan klasik dan antik. Dengan kilauan sedikit kemerahan dan pink, batu ini juga tepat jika dipadukan dengan mutiara.

  • Batu Amethyst

Warna keunguan pada batu Amethyst sangat cocok jika di setting sebagai perhiasaan cincin tunangan. Hampir serupa dengan berlian, harga batu Amethyst jauh lebih terjangkau dan cocok bagi mereka yang memiliki budget tipis tapi ingin memiliki cincin yang terlihat mewah. Selain itu, batu Amethyst juga tahan lama.

  • Batu Jamrud

Batu Jamrud adalah salah satu jenis batu yang cukup banyak digunakan pada cincin tunangan. Batu ini tentu sangat pas dan modern sekali asalkan tepat membuat settingan-nya. Dengan kilau warna kehijauan membuat batu ini akan terlihat mewah jika dipakai pasangan Anda.

  • Batu Safir

Batu selanjutnya adalah jenis batu safir. Semua orang tentu mengenal keindahan jenis batu safir dengan kilau warnanya yang tampak klasik. Ada beberapa pilihan warna yang bisa dibuat sebagai penghias cincin seperti warna biru, hijau, putih dan kuning. Sangat tepat pilihan batu safir untuk menggantikan sebuah berlian sebagai penghias cincin.

  • Batu Mutiara

Siapa yang tidak kenal batu mutiara? Jenis ini batu sangat cocok sebagai penghias cincin tunangan ataupun cincin kawin. Batu mutiara biasanya digunakan banyak orang sebagai pengganti berlian. Pilihlah batu mutiara dengan ukuran kecil agar terlihat elegan. Selain itu, juga menghindari batu mudah tergores atau rusak.

45 views

©2020 by Galeri 24. Proudly created by G24 IT Dev Team with ♥