top of page

Bank Sentral di Dunia Kompak ‘Menumpuk Emas’. Ada Apa Gerangan?


bank sentral dunia cadangan emas
sumber: caters news agency/anehdidunia.com

Beberapa bank sentral di sejumlah negara kompak memborong emas dengan jumlah yang fantastis. Ada apa gerangan? Simak informasinya di sini!


Gaung ancaman resesi di tahun 2023 semakin kencang.


Kita bisa melihat informasi mengenai ancaman resesi lewat berbagai media, termasuk media sosial.


Ancaman tersebut kian terasa setelah sejumlah bank sentral di beberapa negara kompak memborong emas dengan jumlah yang cukup besar.


Hal tersebut dilaporkan laman cnbcindonesia.com, pada 13 Desember 2022 yang mengutip Data World Gold Council.


Bank sentral mana saja yang ketahuan memborong dan ‘menumpuk’ emas itu?


Bank Sentral di Sejumlah Negara Kompak ‘Menumpuk Emas’


Dalam laporan tersebut diungkap, bila cadangan emas milik bank sentral mencapai 36.782 ton.


Angka di atas kabarnya jadi nilai tertinggi sejak November 1974.


Menariknya, pembelian emas dengan angka besar terjadi, di tengah-tengah ancaman resesi yang kabarnya terjadi dalam waktu dekat.


Bahkan per Oktober 2022, terjadi pembelian emas sebesar 31,7 ton dari bank sentral di dunia.


Pada bulan tersebut, bank sentral Uni Emirat Arab tercatat sebagai pembeli emas terbesar dengan angka 9,3 ton emas.


Alhasil dengan pembelian di atas, UEA mempunyai cadangan emas yang totalnya mencapai 74 ton.


Di posisi kedua sebagai pembeli emas terbanyak diduduki Turki dengan total 8,9 ton.


Pembelian di atas membuat Turki mempunyai cadangan emas dengan total 498 ton.


Di nomor ketiga ada Uzbekistan yang membeli emas dengan total 8,7 ton, lalu disusul oleh Kazakhstan dengan 2,6 ton.


Walau sejumlah negara diketahui memborong emas, bank sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve (The Fed) sebaliknya…


Mereka sama sekali tak membeli emas di Oktober 2022.


Meski begitu, The Fed tetap tercatat sebagai bank sentral dengan cadangan emas terbesar dengan total 8.133,5 ton.


Analis dari World Gold Council Krishan Gopaul mengatakan, pembelian emas dengan nilai besar kemungkinan karena ada geliat penjualan emas besar-besaran.


"Mungkin akan ada penjualan emas secara besar-besaran di sisa akhir tahun tetapi secara keseluruhan bank sentral melakukan pembelian yang besar pada tahun ini," ungkap Krishan Gopaul dikutip cnbcindonesia.com yang melansir laman resmi World Gold Council.


Nah, bagaimana dengan cadangan emas bank sentral Indonesia?


Bank Indonesia sendiri hingga kini mempunyai cadangan emas yang mencapai 78,6 ton.


Bila diurutkan, Indonesia menempati posisi ke-45 sebagai negara dengan cadangan emas terbesar di dunia.


Krisis di Depan Mata? Segera Beli Emas


Sudah menjadi pola tersendiri kalau terjadi krisis, individu dan bahkan selevel negara akan mulai ‘memborong’ emas.


Kenapa?


Sebab emas akan mampu menjaga nilai uang tetap stabil; tak akan terpengaruh dengan inflasi atau resesi.


Maka dari itu, mumpung harga emas belum naik tajam segeralah beli emas untuk dijadikan dana darurat.


Anda bisa membeli emas di Galeri 24.


Sebab, Galeri 24 merupakan anak perusahaan dari PT Pegadaian Persero sehingga setiap emas yang terjual pastinya legal dan berkualitas.


Selain ada emas batang, Galeri 24 juga menyediakan ragam perhiasan yang cocok untuk dikoleksi.


Dari mulai perhiasan cincin, kalung, anting, hingga gelang.


Cara beli emas di Galeri 24 pun sangat mudah.


Anda bisa beli emas secara online atau offline.


Untuk cara online, Anda dapat membelinya lewat Shopee, Tokopedia, JD.ID, TikTok, dan situs resmi Galeri 24.


Sementara untuk beli offline, silakan datang ke distro Galeri 24 yang gerainya sudah ada di mana-mana.


Jadi tunggu apalagi, segera beli emas sekarang juga di Galeri 24.


Beli emas di Galeri 24, beli emas tanpa was-was!


25 tampilan0 komentar