Cicil Emas atau Beli Emas Tunai, Pilih Mana?


Menanggapi animo masyarakat yang tinggi terhadap investasi emas, beragam gerai pun menerapkan cara-cara mudah. Salah satunya yang paling populer adalah fasilitas cicil emas. Ya! Kini dengan nominal serendah Rp 100,00, siapa pun bisa mulai menabung untuk mulai membeli emas. Tapi tentu saja, beberapa menilai beli emas tunai lebih menguntungkan daripada cicil emas. Pilih mana?


Cicil Emas vs Emas Tunai #1: Alokasi Dana


Banyak orang berpikir membeli emas dengan skema cicilan akan terasa lebih enteng. Wajar, karena dalam sekali beli, 1 gram emas (per 28 Oktober 2019) Antam saja sudah seharga Rp 777.000,00. Sebuah angka yang fantastis bagi pemain investasi pemula yang berkocek menengah ke bawah.

Namun jangan salah. Membeli emas secara cicilan juga bukannya tanpa rugi. Biarpun membeli emas dalam partai gram besar langsung terasa memberatkan, jika ditotal, nominal administrasi yang ditarik secara berkala untuk cicilan emas Anda bukannya kecil juga, lho!

Jika ditotal, jumlah cicilan plus administrasi bulanan Anda dalam berinvestasi emas skema cicil bisa lebih mahal daripada langsung membeli emas secara tunai. Jadi, pikirkan sisi ini baik-baik sebelum memulai.


Cicil Emas vs Emas Tunai #2: Waspadai Fluktuasi


Ya, nilai emas memang terhitung stabil dibandingkan instrumen investasi lain—seperti saham misalnya. Akan tetapi, bukan berarti emas betul-betul immune dari fluktuasi. Bukan tak mungkin terjadi skenario Anda membayar cicilan emas saat harga sedang tinggi-tingginya, dan saat emas sepenuhnya terbayar, harganya justru merosot. Ditambah nominal administrasi, jelas kerugian Anda bukannya sedikit.

Ini berbeda dengan skema pembelian emas tunai yang bisa Anda takar sendiri dengan mencocokkan waktu pembelian dan nominal yang Anda rasa ideal. Sedangkan skema cicilan tidak memberikan kendali semacam itu, bukan?


Cicil Emas vs Emas Tunai #3: Tingkat Tangibility


Membeli emas secara cicilan berarti mempercayakan gerai kepercayaan Anda untuk menahan emas Anda sampai cicilan emas Anda lunas. Dan hal ini bisa menjadi masalah kalau Anda ingin segera melikuidasi emas Anda untuk memenuhi kebutuhan.

Belum termasuk, ada rasa aman dengan mengetahui bentuk dan letak emas Anda disimpan (tangibility). Satu-satunya sisi “positif” dari skema penahanan emas ini adalah Anda jadi belum perlu report-repot memikirkan tempat penyimpanan bagi emas Anda.


Cicil Emas vs Emas Tunai #4: Skenario Gagal Melunasi


Salah satu kerugian dari skema cicil emas adalah jika Anda gagal melunasi emas sampai mencapai gram tertentu, emas tak akan sampai ke tangan Anda. Untuk menutupi kerugian, pihak penyedia cicilan akan menyita dan melelang nominal yang sudah Anda bayarkan sejauh itu.

Ini jelas berbeda dengan jika Anda membeli emas tunai. Dengan sekali transaksi, emas fisik sudah sampai di tangan Anda. Pe-er selanjutnya hanyalah tinggal mencarikan tempat penyimpanan yang aman, dan pantau terus harga emas untuk mengetahui kapan waktu terbaik untuk menjual investasi Anda tersebut.

Intinya, baik membeli emas cicilan maupun emas tunai memiliki keuntungan dan kerugian masing-masing. Anda hanya perlu menyesuaikannya dengan kebutuhan dan kondisi finansial Anda.

Berminat membeli emas? Cuma di Galeri24 Anda bisa belanja emas tanpa waswas. Pasalnya, sebagai anak langsung dari PT. Pegadaian, Galeri24 bisa melayani kebutuhan emas antam dan UBS Anda dengan profesionalisme tinggi. Anda bisa mengecek galerinya di www.Galeri24.co.id, atau mengunjungi gerainya di kota terdekat.

59 views

©2020 by Galeri 24. Proudly created by G24 IT Dev Team with ♥