Kabar Emas
9 Feb 2024

Emas di Zaman Nabi Dijadikan Alat Tukar yang Sah!

Bagikan
article-cover-images/9dccf711147341818ad733a46feb393a

Emas di zaman Nabi Muhammad dipakai sebagai alat tukar, lo. Bagaimana sejarahnya? Simak artikel ini sampai tandas!

Bagai tak lekang oleh zaman. Sejak ribuan tahun lalu emas jadi salah satu benda berharga.

Bahkan orang-orang zaman dulu, menggunakan emas sebagai elemen bangunan untuk menunjukkan kekuasaan dan kekayaan.

Selain itu, emas pada zaman dulu dipakai sebagai aksesori atau perhiasan. Tak ubahanya saat ini.

Sebagai bukti jika emas berharga, bisa kita lihat lewat banyak penemuan emas di beberapa negara.

Tak jarang, emas yang ditemukan berada di dasar lautan atau terkubur oleh tanah.

Itu membuktikan jika emas sangat kuat.

Sampai sekarang, emas pun tetap dikenal sebagai barang berharga.

Di zaman modern, emas dimanfaatkan sebagai instrumen investasi atau dana simpanan.

Menariknya, ketika zaman Nabi Muhammad, emas dijadikan sebagai alat tukar yang sah.

Apakah Anda ingin tahu bagaimana kiprah emas di zaman Nabi Muhammad? Selengkapnya bisa dilihat di sini!


Emas di Zaman Nabi Muhammad

Pada zaman nabi, emas dipakai sebagia alat tukar dalam bentuk dinar dan dirham.

Melansir laman sahabat.pegadaian.co.id, dinar dan dirham adalah dua benda yang terbuat dari logam mulia.

Dinar terbuat dari emas sementara dirham terbuat dari perak.

Kedua benda tersebut dipakai sebagai alat tukar yang resmi pada zaman Nabi, khususnya oleh bangsa Romawi dan Persia.

Sebelum adanya dinar dan dirham, pada zaman dulu tak ada alat tukar.

Masyarakat melakukan sistem barter atau tukar menukar dalam melakukan transaksi.

Menurut sumber yang sama, barulah pada zaman Nabi Muhammad, bangsa Arab mengadopsi dinar dan dirham sebagai sistem mata uang yang sah.

Kala itu, dalam menimbang bobot dinar dan dirham, nabi dibantu oleh seorang sahabat bernama Arqam bin Abi Arqam yang seorang ahli tempa emas dan perak.


Wujudnya

Namun, jenis dinar yang dimiliki oleh pemerintah Islam baru diproduksi pada masa pemerintahan Abdul Malik bin Marwan.

Atau sekitar 50 tahun setelah Nabi Muhammad wafat.

Untuk berat atau bobot dinar, tidak merujuk pada standar mitsqol yang biasa dipakai saat zaman nabi.

Akan tetapi, standarnya mengacu pada solidus atau mata uang Romawi yang lazim beredar pada saat itu.


Miliki Emas Sekarang Juga

Ulasan di atas membuktikan jika emas sudah sejak ribuan tahun lalu diakui keberadaannya.

Bahkan, di zaman nabi, emas punya tempat khusus yang istimewa yaitu sebagai mata uang yang sah.

Di zaman sekarang pun demikian, emas tetap diakui sebagai barang yang berharga.

Oleh sebab itu, segera beli emas dengan mudah hanya di Galeri 24.

Galeri 24 adalah anak perusahaan dari PT Pegadaian sehingga setiap emas yang Anda dapatkan dijamin asli dan berkualitas.

Selain itu, Galeri 24 mempunyai unit produksi emas sendiri yang sudah memenuhi Standar Nasional Indonesia atau SNI.

Itulah alasan yang membuat setiap emas dari Galeri 24 kualitasnya terjaga.

Tertarik beli emas di Galeri 24?

Anda bisa membeli emas dengan mudah secara online.

Silakan untuk membelinya di Shopee, Tokopedia, TikTok, G24 Mobile Apps, dan situs resmi.

Sedangkan yang mau beli langsung Anda bisa datang ke gerai Galeri 24 yang sudah tersebar di kota-kota besar Indonesia.

Jadi ayo beli emas di Galeri 24. Beli emas tanpa was-was!