6 Fakta Cincin Kawin yang Tak Banyak Diketahui

Diperbarui: 11 Jun


Ada fakta cincin kawin yang menarik untuk kita simak. Salah satunya, cincin dianggap sebagai pengikat pasangan. Lalu apa lagi, ya? Temukan ulasan selengkapnya di sini!


Sudah menjadi rahasia umum, jika cincin kerap diidentikan dengan simbol mengikat pasangan kala menikah atau pertunangan.


Walau tak jadi syarat mutlak, tapi rasanya akan kurang lengkap andai prosesi pernikahan atau pertunangan tanpa melibatkan tukar cincin.


Selain menjadi tradisi dalam acara sakral, ternyata ada beberapa fakta cincin kawin yang masih belum banyak diketahui banyak orang.


Apa saja fakta cincin kawin tersebut? Dilansir dari berbagai sumber, simak informasi lebih lengkapnya di sini!


6 Fakta Cincin Kawin yang Tak Banyak Diketahui


1. Fungsi Cincin Zaman Dulu


Sudah disinggung di awal, bila cincin kerap dijadikan simbol untuk mengikat kedua pasangan yang tengah di mabuk asmara.


Namun jauh sebelum tradisi tersebut dilanggengkan, cincin adalah sebuah simbol untuk menggambarkan status sosial seseorang, terutama bagi mempelai laki-laki.


2. Kenapa Disematkan pada Jari Manis?


Cincin kawin atau tunangan, selalu disimpan pada jari keempat atau jari manis.


Usut punya usut, pada zaman Yunani kuno hal tersebut ternyata ada alasannya.


Konon, jari manis mempunyai pembuluh darah khusus bernama vena amoris atau yang berarti urat cinta.


Kemudian oleh masyarakat Mesir kuno, jari manis dianggap punya aliran darah yang langsung terhubung ke jantung.


Walau tak bisa dibuktikan secara ilmiah, tapi tradisi tersebut sejak dulu tetap bertahan sampai sekarang.


3. Disematkan di Kaki


Pada umumnya cincin kawin akan disematkan pada jari sebelah kanan atau sebelah kiri.


Akan tetapi dalam tradisi pernikahan Hindu, si mempelai pria akan menyematkan cincin kawin ke kaki mempelai perempuan.


4. Awalnya Dibuat dari Tanaman


Fakta cincin kawin berikutnya. Boleh percaya atau tidak, pada zaman dulu cincin kawin awalnya tidak berasal dari bahan logam, seperti emas.


Zaman dulu, awalnya cincin kawin berasal dari tumbuhan papirus.


5. Media Penyembuhan


Tak melulu untuk simbol pernikahan atau tradisi menikahkan, pada zaman dulu cincin pernah dipercaya mampu jadi media penyembuhan.


Semisal pada abad ke-19 di Irlandia, pada saat itu, menggosokkan cincin kawin pada luka diklaim bisa menyembuhkan.


6. Penggunaan Cincin Berlian


Zaman kiwari, selain cincin emas, cincin berlian juga acapkali jadi favorit banyak orang.


Semua kalangan pun bisa menggunakannya.


Akan tetapi pada zaman dulu, cincin berlian hanya bisa digunakan untuk kalangan bangsawan saja.


Ada alasan masuk akal di balik tradisi di atas, sebab pada zaman itu berlian adalah material langka yang sulit ditemukan.


Beli Emas Online di Galeri 24


Di atas sudah dijelaskan beberapa fakta cincin kawin yang mungkin jarang diketahui.


Di luar hal tersebut, pastikan bila Anda beli emas online, membelinya di Galeri 24.


Sebab, Galeri 24 merupakan anak perusahaan dari PT Pegadaian Persero, sehingga setiap emas yang dijual pasti aman dan resmi.


Keamanan dalam membeli emas mesti di nomor satukan lantaran transaksi jual beli emas melibatkan uang yang tidak sedikit.


Bila membeli emas di tempat sembarangan risiko Anda untuk tertipu sangat mungkin terjadi.


Selain ada perhiasan cincin, Galeri 24 menyediakan jenis emas yang lain, seperti logam mulia dan berlian.


Tertarik untuk beli emas online di Galeri 24? Gampang, langsung saja melakukan transaksi di marketplace Shopee dan Tokopedia atau situs resmi Galeri 24.


Di sana Anda akan mendapatkan banyak informasi perihal produk emas Galeri 24, termasuk harga emas paling baru.


Sementara bagi yang ingin beli offline, Anda bisa datang ke distro Galeri 24 yang gerainya ada di mana-mana.


Jadi tunggu apalagi, beli emas online hanya di Galeri 24. Beli emas tanpa was-was!


29 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua