Jangan Merugikan Diri dengan Melakukan 7 Kesalahan Investasi Emas Berikut Ini


Mendengar tentang laba berinvestasi emas yang memang menggiurkan, wajar jika Anda tergiur untuk segera berinvestasi emas. Dengan kenaikan bisa hingga 25% per tahun, Anda bisa menata hari tua Anda dengan berinvestasi emas yang sifatnya stabil dan berjangka panjang. Akan tetapi, jangan salah. Masih ada bahaya yang mengintai jika kita tidak berhati-hati. Apa saja kesalahan investasi emas yang sering terjadi?

Kesalahan Investasi Emas #1: Tak Punya Tempat Penyimpanan untuk Emas Anda

Sebutlah, Anda telah memiliki beberapa batang emas. Tetapi setelahnya, Anda belum memikirkan tempat penyimpanan. Tak punya tempat penyimpanan emas batangan yang layak dan aman? Maka Anda harus menunda dulu investasi emas. Kenapa begitu? Karena logam mulia yang satu ini memang sangat rawan pencurian.

Pastikan Anda memiliki brankas super aman di rumah. Atau jika tidak begitu, Anda bisa menggunakan jasa SDB (Safe Deposit Box) yang disediakan bank-bank di nusantara. Bergabung dengan forum komunitas sesame investor emas juga merupakan ide yang bagus. Dengan sejumlah uang membership, Anda bisa memperoleh brankas bersama yang aman dan terjamin.

Kesalahan Investasi Emas #2: Lalai Memperhatikan Kemurnian Emas

Bentuk emas investasi terbaik adalah yang masih berupa batangan dengan 99,99% kemurnian. Selain itu, pastikan pula ada sertifikat yang menyertai pembeliannya. Karena jika tidak hati-hati, Anda akan berakhir memiliki emas oplosan atau palsu. Apalagi jika Anda membelinya di tempat yang tidak tersertifikasi.

Perhiasan juga merupakan bentuk investasi emas. Hanya saja, emas yang sudah menjadi perhiasan nilainya cenderung turun karena sudah mengalami percampuran dengan logam-logam lain. Jangan lalai memperhatikan hal ini.

Kesalahan Investasi Emas #3.: Kurang Riset Harga Saat Beli Emas

Ketika ingin membeli emas, janganlah sembrono langsung membeli. Lakukan riset terlebih dulu. Bandingkan harga beli emas dari satu pihak ke pihak lainnya supaya Anda memperoleh harga terbaik. Ada banyak sekali penjual emas yang menaikkan harga terlalu tinggi karena tahu pembelinya adalah seorang pemula.

Bukan hanya membandingkan harga, sebagai pemula Anda juga wajib tahu harga emas. Meskipun dianggap sebagai bentuk investasi teraman, harga emas tidaklah stabil dan selalu berubah. Sebagai investor, Anda bahkan dianjurkan untuk senantiasa memeriksa harga emas batangan setiap harinya. Dengan begitu bakal bisa memutuskan untuk beli emas ketika harganya turun dan menjual kembali saat harganya naik.

Kesalahan Investasi Emas #4: Membeli Emas Daur Ulang

Pernahkah Anda mendengar istilah scrap gold alias emas daur ulang? Pada dasarnya, emas daur ulang adalah emas-emas tua yang kebanyakan berasal dari benda elektronik. Emas-emas tua ini oleh para perajin emas didaur ulang dan kemudian dijual kembali. Harganya memang relative miring, membuat banyak orang tertarik beli perhiasan scrap gold.

Yang perlu Anda harus tahu, jika memang ingin beli emas daur ulang, ada risiko cacat produk. Banyak perhiasan atau koin emas yang dibuat dengan cara scrap gold tidak terlihat sempurna sehingga bukan hanya mengurangi harga jual, juga tampak kurang atraktif. Tetaplah pada emas batangan jika yang Anda inginkan adalah investasi.

Kesalahan Investasi Emas #5: Membeli di Tempat yang Legalitasnya Diragukan

Penjual emas memang banyak. Tapi, tidak semuanya sudah tersertifikasi oleh OJK. sebagai pemula, Anda harus benar-benar waspada saat beli emas. Ada banyak sekali kasus orang-orang tertipu investasi bodong, karena ternyata beli emas di perusahaan yang tidak kredibel.

Sebabnya, salah satu bentuk investasi bodong emas kerap terjadi dalam jual-beli emas online. Karena menggunakan sistem online, pembeli jelas tak bisa melihat seperti apa bentuk emas yang sudah dimiliki. Ketika Anda memilih konsep pool account misalnya, yang Anda peroleh biasanya hanya sertifikat pembelian saja. Belum termasuk jual beli data pribadi Anda yang sudah terlanjur diunggah. Jadi, selalulah waspada.

Kesalahan Investasi Emas #6: Langsung Membelanjakan Semua Uang untuk Emas

Mungkin dalam benak investor, semakin banyak yang dibeli semakin banyak pulalah laba di maa depan. Tapi sebenarnya, Anda tidak sebaiknya melakukan hal tersebut. Karena jika ternyata Anda hanya punya sedikit uang tunai, akan menyulitkan jika terjadi masalah darurat dan tabungan terlanjur habis untuk beli emas. Sebagai investor yang cerdas, seharusnya Anda memilah uang untuk kebutuhan harian dan tabungan supaya keuangan jadi sehat.

Belilah secara berkala dengan nominal yang masuk akal. Lagi pula, yang terpenting dari investasi ini bukan hanya jumlah—tapi juga komitmen dan konsistensi Anda.

Kesalahan Investasi Emas #7: Tidak Memiliki Tujuan Investasi yang Jelas

Yang satu ini paling sering dilakukan oleh banyak investor pemula. Selalu milikilah tujuan yang jelas dan berjangka panjang; seperti naik haji, sekolah anak, dan lain-lain. Dengan begitu, Anda tidak akan mudah tergoda mencairkan emas batangan Anda untuk kebutuhan yang kurang mendesak.

Agar menghasilkan pertambahan nilai tinggi dan jadi produk investasi menguntungkan, emas batangan pun harus disimpan dalam waktu; minimal dua tahun. Karena investasi emas tak mungkin terjadi dalam waktu harian atau bulanan saja. Jika memang Anda ingin hasil investasi singkat, maka menabung emas bukanlah pilihan yang tepat.

Kini setelah memahami bedanya, sudahkah Anda lebih bijak dalam membeli emas?

Yang jelas, percayakan emas Anda hanya pada outlet-outlet bergaransi. Galeri24 sebagai cabang langsung dari PT. Pegadaian Indonesia sedia melayani kebutuhan investasi ini.

Pilihan produk investasi emas yang ditawarkan pun beragam, mulai dari logam mulia seperti Antam dan UBS, ada juga perhiasan emas dan batu mulia.

Jika Anda lebih nyaman melihat langsung investasi Anda sebelum membeli, segera kunjungi Gerai 24 terdekat di kota Anda. Namun, jika Anda lebih menyukai belanja emas online, kunjungi www.galeri24.co.id.

55 views

©2020 by Galeri 24. Proudly created by G24 IT Dev Team with ♥