Mengapa Cincin Kawin Disematkan Di Jari Manis? Apa Maknanya dan Alasannya?


Cincin kawin sebagai lambang cinta dan simbol pernikahan ini selalu dipakai di jari manis baik tangan kanan maupun tangan kiri. Lalu, apa sebenarnya makna dan sejarahnya? simak penjelasan lengkapnya berikut ini.


Mengapa Cincin Kawin di Jari Manis?

Dalam prosesi pernikahan akan ada sesi tukar cincin yang dilakukan kedua mempelai dengan saling memasangkan cincin di jari manis. Dipilihnya jari manis untuk menggunakan cincin kawin bukanlah tanpa alasan.

Tanpa disadari, penggunaan jari mana dalam aktivitas sehari-hari tidak se aktif dan sesering jari lainnya. Hal ini alasan utama penggunaan cincin kawin di jari manis agar lebih awet dan tidak mudah rusak atau lepas.

Selain itu, ukuran jari manis lebih pas untuk sebuah cincin kawin yang akan dikenakan setiap saat. Hal tersebut juga memungkinkan Anda mengisi jari tengah bahkan telunjuk dengan cincin fashion lainnya.


Makna Cincin Kawin di Jari Manis

Orang-orang Tiongkok memiliki kepercayaan sendiri mengapa mengenakan cincin kawin di jari manis. Mereka percaya bahwa setiap jari di tangan memiliki makna tertentu.

Jari jempol adalah simbol yang melambangkan orang tua, jari telunjuk mewakili kakak atau adik, jari tengah mewakili diri sendiri dan jari kelingking melambangkan anak-anak.

Nah, jari melambangkan suami istri yang tidak dapat dipisahkan. Pasalnya, jika melakukan eksperimen berikut, Anda akan mengerti mengapa jari manis simbol yang tepat bagi pasangan suami istri yang bersatu.

1. Katupkan kedua tangan Anda menjadi satu

2. Lipatlah jari tengah, sehingga bersisa keempat jari yang saling berpapasan.

3. Dalam posisi tertangkup seperti itu, cobalah untuk menarik kedua ibu jari menjauh.

4. Lanjutkan dengan jari telunjuk, jari manis, dan jari kelingking.

Apakah Anda bisa melepaskan jari jempol, telunjuk dan kelingking? Bagaimana dengan jari manis? Tidak bisa terbuka atau terlepas, bukan? Itulah mengapa orang Tiongkok menggambarkannya sebagai pasangan yang tidak terpisahkan.


Mengapa Jari Manis Tangan Kanan?

Kebiasaan untuk mengenakan cincin pernikahan di jari manis tangan kanan berasal dari kepercayaan bangsa Yunani Kuno dan Romawi Kuno.

Mereka percaya bahwa pembuluh darah jari manis tangan kanan mengarah langsung ke bagian jantung. Pembuluh darah ini juga biasa disebut vena amoris (pembuluh darah cinta).

Sayangnya, setelah dilakukan penelitian secara akademis, alasan ini hanyalah mitos belaka. Tidak ada yang namanya pembuluh darah cinta pada jari manis tangan kanan.

Namun, mengapa di banyak negara seperti Spanyol, India, termasuk Indonesia tetap menyematkan cincin pernikahan di jari manis tangan kanan? Alasannya karena tangan kanan merupakan tangan dominan.

Kebanyakan orang menggunakan tangan kanannya untuk melakukan berbagai aktivitas sehari-hari. Hal ini menunjukkan bahwa tangan kanan lebih kuat, terbukti juga dengan ukurannya yang lebih besar.

Berdasarkan itulah mengapa cincin kawin digunakan di tangan kanan. Karena sebagai lambang bahwa pernikahan didasarkan atas cinta yang kuat dan kokoh, serta dapat bertahan lama.


Mengapa Jari Manis Tangan Kiri?

Dalam budaya barat, cincin kawin umumnya dikenakan di jari manis tangan kiri. Alasannya simpel, karena tangan kiri mereka bukan tangan yang dominan digunakan dalam beraktivitas sehari-hari.

Penempatan cincin kawin di tangan kanan yang lebih dominan, akan menyebabkan perhiasan tersebut mudah rusak atau tergores sehingga lebih aman jika dikenakan pada tangan kiri.


Membeli Cincin Kawin

Jika Anda berencana membeli cincin kawin, ada baiknya memperhatikan toko perhiasan yang terpercaya seperti Galeri24 dari PT.Pegadaian.

Selain menjual cincin kawin, Galeri24 juga menjual berbagai perhiasan emas dengan model beragam. Ada juga logam mulia Antam dan UBS untuk investasi.

Untuk mendapatkan emas yang berkualitas, Anda dapat datang langsung ke toko Galeri24 terdekat di kota Anda, atau mengakses situs www.galeri24.co.id

1,430 views

©2020 by Galeri 24. Proudly created by G24 IT Dev Team with ♥