Penting! Kapan Waktu yang Tepat untuk Membeli Emas?


Dari masa ke masa, generasi kita mengandalkan emas sebagai salah satu instrumen investasi paling aman dan menguntungkan. Dan ini bukannya tanpa alasan. Meski tak selalu naik, satu hal yang pasti dari emas adalah nilainya tidak akan pernah anjlok karena permintaan dan animo pasar yang hidup. Tak heran, banyak yang tergiur untuk menimbun emas sebagai bentuk investasi pendidikan, masa depan, atau bahkan hari tua.

Cara terbaik untuk memaksimalkan tabungan emas adalah dengan terus membeli emas dalam porsi dan jangka waktu tertentu. Tetapi, jangan asal beli. Emas juga punya kondisi tertentu yang membut harganya naik dan turun pada waktu-waktu tertentu. Nah, agar semakin cuan, ada baiknya Anda mengenali saat-saat terbaik untuk membeli emas ini. Kapan saja?


Saat Tepat Membeli Emas #1: Saat Rupiah Menguat

Emas memang punya korelasi yang unik dengan mata uang rupiah. Ketika mata uang rupiah menguat, harganya cenderung turun. Tapi sebaliknya, saat mata uang rupiah melemah terhadap dollar, harganya bisa menjadi sangat mahal.

Saat-saat seperti inilah yang harus pandai Anda baca untuk menjual atau membeli tambahan emas. Saran terbaik, belilah emas saat rupiah justru sedang kuat-kuatnya karena pada saat itulah harga emas sedang turun. Yang perlu dicatat adalah investasi emas paling mantap untuk keperluan jangka panjang, sehingga jangan berpikir untuk menjadi investor jangka pendek yang buru-buru memborong emas pada saat rupiah melemah dengan harapan status tersebut akan berlangsung lama alias kejar ombak.

Lebih baik, timbun dan tunggu, lalu cairkan emas hanya pada periode yang Anda butuhkan. Ingat, perencanaan masa depan yang jelas adalah kunci dari sukses investasi emas.


Saat Tepat Membeli Emas #2: Saat Masa-Masa Rentan Isu Geopolitik

Jarang ada yang tahu bahwa harga emas sangat dipengaruhi kondisi sosial dan politik negara—bahkan dunia. Ini sekali lagi ada hubungannya dengan korelasi negatif emas terhadap mata uang. Ketika situasi sedang tidak pasti, para investor lebih merasa aman memadatkan aset mereka dalam rupa emas yang sifatnya lebih stabil. Saham dan deposito memang menguntungkan, tapi sifatnya juga fluktuatif.

Sebagai ilustrasi, ketika terjadi Brexit orang-orang kaya Inggris buru-buru membeli emas untuk menyelamatkan nilai harta mereka. Adanya situasi genting di mana Inggris diputuskan keluar dari Uni Eropa memang tidak diramalkan oleh siapa pun, dan makin parahnya, berdampak sangat besar pada kancah perekonomian.

Begitu pula di Indonesia; harga emas cenderung tidak stabil saat dekat-dekat waktu pemilihan presiden. Maka, jadilah cerdas dan terus pantau harga emas di aplikasi atau website yang telah disediakan, dan segera beli ketika harganya terhitung di bawah rata-rata.


Saat Tepat Membeli Emas #3: Awal Januari, Tengah April, dan Sepanjang Juni

Meski tak selalu pasti, harga emas memiliki pola di mana pada awal Januari, tengah April, dan sepanjang Juni, harganya lumayan rendah. Inilah saat stock sedang melimpah, karena pasokan baru dari tambang baru masuk dan bank-bank besar yang biasa memonopoli perdagangan emas melakukan transaksi mereka pada kuartal akhir tahun—sekitar Oktober hingga Desember.

Akan tetapi, tak ada salahnya terus mengecek harganya di laman agar Anda tidak keburu melakukan keputusan gegabah. Dalam hitungan minggu, bahkan hari, kadang-kadang emas bisa menunjukkan perubahan harga yang tidak disangka-sangka. Meski itu akhir tahun sekalipun!

Nah, sudah mantap membeli emas, bukan?

Belilah emas Anda hanya di tempat-tempat paling terpercaya. Galeri24 sebagai cabang langsung dari PT. Pegadaian Indonesia sedia melayani kebutuhan ini. Katalog perhiasan di galeri24.co.id selalu, diperbaharui, selalu mutakhir.

Jika Anda lebih nyaman melihat langsung investasi Anda sebelum membeli, segera kunjungi Gerai 24 terdekat di kota Anda. Outlet Galeri24 melayani jual-beli logam mulia tipe aneka tambang, dan juga UBS.

©2020 by Galeri 24. Proudly created by G24 IT Dev Team with ♥