• Galeri24

Pilpres AS Pengaruhi Grafik Harga Emas Batangan?

Banyak analisis pasar modal memprediksi harga emas semakin kinclong di tahun 2021. Trend kenaikan harga emas terutama emas batangan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Dua diantaranya yakni faktor pandemi Covid-19 dan dinamika Pemilihan Umum (Pemilu) di Amerika Serikat (AS), yang membuat grafik harga emas batangan kemungkinan terus menanjak di tahun depan.


Pilpres AS Pengaruhi Grafik Harga Emas Batangan


Dilansir dari Kontan, penguatan harga emas diprediksi terus berlanjut sampai tahun depan. Saat ini pun harga emas hampir mendekati level US$ 2.000 ribu per ons troi yakni berada dikisaran US$ 1.960 per ons troi pada pekan lalu. Angka tersebut merupakan level tertinggi dalam dua bulan terakhir.


Menurut seorang analis, grafik kenaikan harga emas batangan disebabkan oleh hasil perhitungan sementara pilpres AS yang menunjukkan keunggulan Joe Biden, dan Statement Federal Open Market Committe (FOMC). Namun, sentimen negatif terhadap harga emas kemungkinan juga bisa terjadi karena pengaruh isu lain dalam Piplres AS. Pelaku pasar telah memperkirakan kemenangan Joe Biden memungkinkan adanya pelemahan dollar AS karena kebijakan stimulus besar-besaran dan kenaikan pajak. Sementara, Senat yang masih dikuasai oleh Partai Republik - partai pengusung Donald Trump - yang kemungkinan menimbulkan tarik ulur stimulus fiskal dengan Partai Demokrat.


Selain itu, peluang harga emas terus melejit juga didasarkan pada isyarat The Fed yang akan menambahkan stimulus untuk mengatasi merosotnya aktivitas ekonomi akibat melonjaknya kasus Covid-19 secara nasional. Dari kondisi ini semakin meningkatkan kekhawatiran terhadap kondisi dollar AS yang merupakan mata uang cadangan terkuat di dunia dan juga tingkat volatilitas pasar ekuitas yang terpantau cukup tenang. Dan kemungkinan dampaknya akan sampai di tahun 2021, yang diperkirakan grafik harga emas bakal terus naik bahkan di atas level psikologi US$ 2.000 per ons troi.


Tips Investasi Emas yang Aman

Sementara itu, dilansir cnbcindonesia, Wallet Investor, memperkirakan harga emas bisa mencapai US$ 2.243/troy ons di akhir tahun depan. Hal ini berarti ada potensi upside emas dari posisi sekarang adalah 15,7%. Namun perlu diingat, hal tersebut tidak bisa dijadikan patokan utama mengambil keputusan dalam berinvestasi emas, meskipun fundamental emas dinilai masih kokoh.


Bagi investor yang ingin membeli emas, sebaiknya melakukan studi lebih dalam dan membeli pada momentum yang tepat. Berikut ada beberapa tips sederhana membeli emas untuk investasi


1. Tentukan Tujuan Investasi

Apa tujuan Anda berinvestasi emas? Ingin mendapat keuntungan cepat atau sebagai investasi jangka panjang? Maka sebaiknya, Anda lebih dulu menentukan tujuan awal dari rencana investasi ini. Perlu diketahui, bahwa investasi emas adalah investasi jangka panjang. Keuntungannya baru bisa dirasakan selama waktu 5 tahun ke atas. Oleh karena itu, sebaiknya pikirkan tujuan investasi ini agar apa yang sudah diinvestasikan tidak sia-sia.


2. Pantau Selalu Harga Emas

Cara mudah dan menguntungkan berinvestasi emas adalah selalu memantau pergerakan harga emas di pasaran. Anda bisa mempelajari pergerakan emas sebagaimana tren kenaikan atau penurunan harga. Misalnya, harga emas hari ini berkisar Rp 900.000, maka lihat grafik harga di hari-hari sebelumnya. Jika terus mengalami kenaikan harga, tidak ada salah kalau Anda membeli emas saat itu juga. Berinvestasi emas yang menguntungkan adalah mampu membeli emas di saat harga murah dan menjualnya ketika harga tinggi. Hal ini hanya sebagai pengetahuan untuk menentukan waktu terbaik kapan harus membeli emas.


3. Pandai Melihat Peluang Waktu

Inilah bagian penting dalam berinvestasi emas. Memperhatikan waktu atau timing akan menentukan kesuksesan dalam berinvestasi emas. Timing yang tepat, dapat membawa keberuntungan Anda berinvestasi pada produk ini. Sama seperti investasi valuta asing, Anda bisa membeli emas di saat harganya sedang turun drastis. Kemudian, bisa dijual lagi saat harga emas melonjak. Hal ini merupakan trik lumran dalam mencari keuntungan dari investasi emas.


Sebelum menjual emas, ada baiknya mencari lebih dahulu informasi mengenai harga emas melalui internet, media massa, atau situs resmi penjualan emas. Jangan lupa membaca analisis mengenai pergerakan harga emas, karena bisa membantu Anda dalam memproyeksikan investasi emas ke depan.


4. Pilih Jenis Emas

Sebelum memulai investasi emas, sebaiknya tentukan jenis emas. Jenis emas akan menentukan kemudahan dan keuntungan Anda dalam berinvestasi emas. Ada beragam jenis emas yang bisa diperjualbelikan di pasaran. Semua jenis emas tersebut tentu memiliki nilai masing-masing dan pangsa pasar sendiri. Oleh karena itu, rencanakan jenis emas apa yang ingin Anda investasikan.


Beli Emas di Galeri24

Melalui Galeri 24, masyarakat bisa melakukan pembelian dan penjualan berbagai jenis emas. Galeri 24 adalah perusahaan retail Emas dan Perhiasan yang juga merupakan anak perusahaan PT Pegadaian Persero. Dengan puluhan outlet yang tersebar, Galeri 24 menyediakan Emas berbentuk Logam Mulia dari berbagai Vendor untuk keperluan investasi jangka panjang Anda.


Selain itu, Galeri 24 juga menjual Perhiasan Emas berkualitas dengan desain trendy dan up to date, serta Batu Mulia seperti Berlian yang bersertifikat. Perlu diketahui, semua emas yang dijual oleh Pegadaian dan Galeri 24 berasal dari PT Aneka Tambang (Antam) yang merupakan produsen emas terbesar di Indonesia. Selain itu, Anda juga bisa mendapat keuntungan saat menjual emas di Pegadaian.

Harga emas yang dibeli kembali di Pegadaian lebih tinggi sedikit dibanding yang ditawarkan oleh PT Antam. Oleh karenanya, jual beli emas lewat Pegadaian sangat direkomendasikan bagi Anda yang mau mulai berinvestasi emas.


Namun hal tersebut belum dapat dipastikan, sehingga investor masih perlu berhati-hati. Apalagi, Proses pemilu AS belum selesai dan bisa saja muncul ketidakpastian baru bila salah satu calon saling mengklaim kemenangan.


Kenaikan ini bisa terjadi akibat meningkatnya kekhawatiran terhadap kondisi dollar AS yang merupakan mata uang cadangan terkuat di dunia dan juga tingkat volatilitas pasar ekuitas yang terpantau cukup tenang," tandasnya.


Dalam jangka panjang hingga tahun 2021, Sunarti memperkirakan harga emas bakal kembali naik di atas level psikologi US$ 2.000 per ons troi.

"Kenaikan ini bisa terjadi akibat meningkatnya kekhawatiran terhadap kondisi dollar AS yang merupakan mata uang cadangan terkuat di dunia dan juga tingkat volatilitas pasar ekuitas yang terpantau cukup tenang," tandasnya.


Seperti diketahui, pada tahun ini masyarakat di AS tengah menyelenggarakan pesta demokrasi yakni pemilihan presiden baru untuk masa jabatan empat tahun ke depan.


Kian dekat dengan level psikologis US$ 2.000 per ons troi jelang tutup tahun, penguatan harga emas naik diprediksi masih akan berlanjut di tahun depan.


Analis PT Solidgold Berjangka Sunarti mengungkapkan, harga emas berhasil ke level US$ 1.960 per ons troi akhir pekan lalu, sekaligus merupakan level tertinggi dalam dua bulan terakhir.


"Kenaikan harga logam mulia disebabkan oleh hasil perhitungan sementara pilpres AS yang menunjukkan keunggulan Joe Biden, dan Statement Federal Open Market Committe (FOMC) yang bernada dovish," kata Sunarti kepada Kontan, Senin (9/11).


Sekedar mengingatkan, pada pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden dinyatakan sebagai pemenang oleh sejumlah media setelah mengumpulkan lebih dari 270 suara elektoral.


Di sisi lain, calon petahana Donald Trump masih enggan mengakui kekalahannya dan kemungkinan akan melakukan gugatan terhadap hasil pilpres tersebut.


Sebelumnya, pelaku pasar telah memperkirakan kemenangan Biden memungkinkan adanya stimulus besar-besaran dan kenaikan pajak yang akan berdampak pada pelemahan dollar AS.

Sementara, Senat diperkirakan masih akan dikuasai oleh Partai Republik sehingga tarik ulur stimulus fiskal belum sepenuhnya pudar bahkan jumlahnya mungkin akan lebih kecil dari yang diusulkan oleh Partai Demokrat.


"Hal ini tentunya akan memberikan sentimen negatif bagi harga emas," ungkapnya.

Sementara itu, hasil FOMC pekan lalu mengisyaratkan bahwa The Fed bakal melakukan penambahan stimulus jika diperlukan, upaya tersebut guna mengatasi merosotnya aktivitas ekonomi akibat melonjaknya kasus COVID-19 secara nasional, sehingga peluang harga emas untuk terus naik masih besar.


Selain itu pasar juga berekspektasi bahwa dengan turunnya Donald Trump, maka perang dagang antara Amerika Serikat dengan China dapat mereda.

Namun hal tersebut belum dapat dipastikan, sehingga investor masih perlu berhati-hati. Apalagi, Proses pemilu AS belum selesai dan bisa saja muncul ketidakpastian baru bila salah satu calon saling mengklaim kemenangan.


Di samping itu, beberapa analis mengatakan efek pemilu AS saat ini hanya mempengaruhi psikologi pasar dan hanya bersifat sesaat, sehingga pasar perlu memperhatikan sentimen lain terutama terkait pandemi covid-19.


Dalam jangka panjang hingga tahun 2021, Sunarti memperkirakan harga emas bakal kembali naik di atas level psikologi US$ 2.000 per ons troi.


"Kenaikan ini bisa terjadi akibat meningkatnya kekhawatiran terhadap kondisi dollar AS yang merupakan mata uang cadangan terkuat di dunia dan juga tingkat volatilitas pasar ekuitas yang terpantau cukup tenang," tandasnya.


Wallet Investor, memperkirakan harga emas bisa mencapai US$ 2.243/troy ons di akhir tahun depan. Itu artinya potensi upside emas dari posisi sekarang adalah 15,7%. Namun ingat! Meski fundamental emas dinilai masih kokoh, perkiraan harga ini tidak bisa dijadikan patokan utama mengambil keputusan dalam berinvestasi.


Bagi investor yang ingin membeli emas, sangat disarankan untuk melakukan studi komprehensif dan membeli pada momentum yang tepat. Bagaimanapun juga gerak volatil emas berpotensi berlanjut mengingat dolar juga masih fluktuatif dan harga sedang konsolidasi pasca tembus level tertinggi sepanjang sejarah.

1 view0 comments

©2021 by Galeri 24. Proudly created by G24 IT Dev Team with ♥