©2019 by Galeri 24. Proudly created by G24 IT Dev Team with ♥

Ternyata Ada 6 Jenis Investasi Emas, Mana yang Lebih Pas Untuk Anda?


Mendengar investasi emas, pasti yang langsung terlintas di benak Anda adalah logam mulia maupun perhiasan. Namun ternyata bukan hanya itu lho, berikut 8 jenis investasi emas lainnya yang dapat Anda coba.


Jenis Investasi Emas #1 Logam Mulia

Jenis investasi emas yang pertama yang sangat populer adalah Emas batangan atau yang biasa disebut Logam Mulia. Logam mulia adalah emas murni 99.9% yang berbentuk batangan atau kepingan.

Dalam setiap pembelian logam mulia akan selalu disertai sertifikat keaslian dan berat emas. Anda juga dengan mudah membeli logam mulia di Antam, Pegadaian, Bank Syariah maupun Toko Emas seperti Galeri24.

Galeri24 merupakan anak perusahaan PT.Pegadaian yang bukan hanya menjual logam mulia, tetapi juga perhiasan emas dan batu mulia. Logam mulia yang dijual di Galeri24 pun bukan hanya dari Antam, namun juga UBS dan merk lainnya.


Jenis Investasi Emas #2 Perhiasan Emas

Sebagian banyak wanita memutuskan untuk membeli perhiasan emas untuk dua keuntungan sekaligus. Yaitu sebagai perhiasan maupun koleksi dan juga untuk investasi jangka panjang.

Namun Anda perlu ingat bahwa perhiasan emas akan mengalami banyak penurunan harga jika dijual. Jadi pastikan Anda menunggu saat yang tepat sebelum menjual kembali.

Anda juga harus memilih toko emas yang terpercaya dalam hal menyediakan perhiasan yang berkualitas dengan karatase yang jelas. Contohnya seperti toko emas Galeri24 yang juga dapat diakses secara online melalui website www.galeri24.co.id


Jenis Investasi Emas #3 Koin Emas

Berbeda dengan logam mulia yang berbentuk batangan, koin emas banyak jenisnya seperti koin emas cetakan, koin emas mata uang, koin emas kuno, dan masih banyak lagi.

Sedangkan di Indonesia sendiri investasi koin emas yang populer adalah koin emas ONH (Ongkos Naik Haji) dan koin emas dinar produksi PT Antam.

Namun ada hal yang harus Anda perhatikan saat membeli koin emas. Anda akan dikenakan pajak pertambahan nilai (PPN). Pajak itulah yang seringkali membuat orang enggan menjadikan koin emas sebagai investasi.


Jenis Investasi Emas #4 Sertifikat Emas

Berbeda dengan tiga jenis investasi emas diatas, Investasi sertifikat emas terbilang lebih aman karena dapat mengurangi risiko kehilangan, maupun biaya extra untuk membayar deposit box, karena Anda cukup mengantongi selembar kertas sebagai bukti kepemilikan logam mulia


Jenis Investasi Emas #5 Reksa Dana Emas

Selain sertifikat emas, investasi emas non fisik lainnya adalah reksa dana emas. Profit yang dihasilkan dari ragam investasi ini berasal dari transaksi saham perusahaan pertambangan emas dan juga perdangan fisik emas.


Jenis Investasi Emas #6 Exchange Trade

Tidak berbeda jauh dengan investasi Reksa Dana Emas, ETF (exchange trade funds) emas merupakan jenis investasi emas non fisik. ETF memiliki sedikit perbedaan dengan reksa dana, dimana transaksi jual beli ETF dengan reksa dana berbasis emas melalui lantai bursa.