• Edmund Andriano

Tips Cerdik Agar Perhiasan Perak Terhindar dari Noda Hitam



Selain emas, perak menempati posisi kedua sebagai jenis logam yang banyak diminati masyarakat dunia untuk perhiasan. Sayangnya, tidak banyak yang menyadari cara benar merawat perhiasan perak agar terhindar dari noda hitam. Kebanyakan kolektor ini memperlakukan perhiasan perak dengan cara yang sama dengan perhiasan emas. Padahal, sifat logamnya saja sudah berbeda jauh.

Yang pasti, noda hitam lambat laun akan muncul di tubuh perhiasan perak. Jika Anda tidak merawatnya dengan benar, noda ini bisa muncul lebih cepat dan bersifat membandel. Apa ini berarti Anda sebaiknya berhenti membeli dan menggunakan perhiasan perak?

Tidak juga. Kabar baiknya, Anda bisa mencegah agar noda hitam tidak muncul di perhiasan perak Anda, Yang perlu Anda lakukan hanyalah mengikuti 3 langkah sederhana di bawah ini.


1) Jangan Asal Membersihkan

Salah satu kecerobohan yang sering terjadi saat membersihkan perhiasan perak adalah Anda menggunakan lap karet atau stainless steel. Bukannya membersihkan, ini malah bisa menggerus lapisan perak secara bertahap. Hasilnya? Terjadi reaksi yang membuat aus dan menimbulkan noda hitam.

Anda juga harus memilih pembersih perhiasan yang tepat. Uuntuk mencegah timbulnya noda atau oksidasi pada perhiasan perak, larutan pembersih yang dapat diandalkan di antaranya adalah larutan air garam, pasta gigi, lalu cairan pembersih khusus untuk perhiasan perak yang berbentuk cairan. Ada pula pembersih khusus perak yang berbentuk lap khusus sekali buang. Meski sekilas mahal, inilah pembersih yang paling pas untuk perhiasan perak Anda yang tak ternilai.


2) Hati-Hati Saat Makan

Salad bawang, mayonaise, minyak dari ayam goreng yang Anda makan, bahkan cipratan susu dari boba milk tea—tahukah Anda itu semua bisa berpengaruh pada kualitas perhiasan perak Anda? Apalagi bila perhiasan ini berupa cincin yang sering kontak dengan apa saja yang tengah Anda pegang.

Untuk menghindari agar perhiasan Anda tidak lekas hitam terpapar makanan-makanan ini, biasakan untuk berhati-hati saat makan. Atau bijaknya, lepas dahulu perhiasan perak jika Anda berniat makan besar. Daripada perhiasan rusak di belakang, lebih baik repot sedikit, bukan?


3) Bersihkan Sesering Mungkin

Setidaknya sebulan sekali, kumpulkan semua perhiasan perak—baik yang sering dipakai maupun yang hanya disimpan—untuk dicuci. Dengan peralatan sederhana di rumah seperti larutan air dan garam, setetes detergen, dan lap microfiber, Anda siap untuk beraksi. Bersihkan hati-hati dengan air bersuhu netral, jangan menggosok terlalu kuat.

Sering mencuci perhiasan bisa menghambat munculnya noda hitam. Karena, korosi dari perubahan suhu, jamur, dan reaksi debu tidak jadi terbentuk. Tumpukan kotoran sangat bisa menimbulkan noda hitam, tak peduli Anda hanya menyimpan perhiasan Anda dalam kotak tanpa pernah dipakai.


4) Jangan Sembarangan Menyimpan

Setelah dibersihkan, jangan langsung menyimpan perhiasan ke kotak. Lap dengan tisu bersih atau kain anti noda sampai benar-benar kering, lalu diangin-angin selama 2 menit. Setelahnya, barulah Anda masukkan ke kotak.

Pilihlah kotak aman dengan bahan besi atau kayu yang dilapisi beludru flanel supaya logam perhiasan bisa “bernapas”. Hindari permukaan kotak yang terlalu keras dan penuh sudut yang menimbulkan baret. Kotak yang meniru replika etalase toko perhiasan dan memiliki bantalan, makin bagus lagi.

Jadi, tidak risau lagi jika ingin membeli perhiasan perak, bukan?

Kini setelah Anda mengetahui cara terbaik merawat perhiasan Anda, jangan ragu untuk menambah koleksi perhiasan. Perkaya koleksi gaya dan investasi Anda dengan bantuan Galeri 24. Anak cabang PT. Pegadaian ini menawarkan ragam perhiasan terbaik dan logam mulia ANTAM dan UBS untuk investasi. Segera kunjungi galeri24.co.id, atau ke outlet-outletnya di kota terdekat.



155 views

©2020 by Galeri 24. Proudly created by G24 IT Dev Team with ♥