Yakin Emas Anda Asli? Ini Dia Cara Mengetes Keaslian Emas


Emas sangat cocok untuk perhiasan maupun investasi. Penjualan emas pun selalu meningkat, sehingga tidak sedikit oknum yang memanfaatkan situasi itu untuk mengambil keuntungan dengan cara yang tidak benar.

Untuk itu, jika Anda memiliki koleksi emas maupun hendak membeli yang baru, ada baiknya Anda melakukan serangkaian tes untuk mengecek keaslian emas dengan beberapa cara seperti berikut ini.


Cek Keaslian Emas #1 Digigit

Pernah melihat atlet yang menang kerap kali menggigit medali emasnya? Atau adegan di film-film koboi yang mengecek keaslian emasnya dengan cara digigit?

Ternyata mengetes keaslian emas dengan cara digigit dapat Anda lakukan untuk mengetahui apakah emas yang Anda miliki memiliki tingkat kemurnian yang baik.

Emas adalah logam yang memiliki sifat unik. Semakin tinggi atau semakin murni emas, maka akan semakin lunak logam tersebut.

Jika Anda menggigit emas dan ada bekas gigitan yang tertinggal, maka kemungkinan besar emas itu adalah asli atau memiliki tingkat kemurnian yang tinggi.

Namun cara ini tidak bisa Anda pakai untuk emas perhiasan, sebab emas perhiasan biasanya sudah dicampur dengan logam lain seperti perak dan tembaga. Pencampuran emas dan logam lain dilakukan untuk mempertahankan tingkat ketahanan emas.

Oleh karena itu jika Anda menggigit emas perhiasan atau emas palsu dengan campuran logam, tidak akan ada bekas apapun ketika digigit. Jadi jangan langsung khawatir kalau perhiasan emas Anda palsu, coba cara lainnya.


Cek Keaslian Emas #2 Menggosok

Cara selanjutnya untuk mengetahui apakah emas itu palsu atau asli adalah dengan cara menggosokkan jari Anda ke area tertentu pada emas.

Jika warnanya tidak mengalami perubahan maka emas tersebut adalah asli, dan jika warnanya berubah seperti pudar atau tidak seragam, bisa dipastikan itu emas palsu.


Cek Keaslian Emas #3 Magnet

Magnet adalah salah satu metode tambahan yang bisa digunakan untuk mengukur, apakah emas tersebut asli atau palsu.

Emas bukanlah logam magnetik. Jadi bila didekatkan ke magnet, maka emas yang asli tidak akan menempel.

Tapi, menguji keaslian emas menggunakan magnet ini juga bukan jaminan 100 persen, mengingat banyak logam lain yang bersifat non-magnetik.


Cek Keaslian Emas #4 Menggores

Cara membedakan emas asli dan palsu berikutnya dengan dengan menggoreskan emas pada keramik atau kertas.

Jika digoreskan dengan keramik atau kertas terdapat warna hitam, maka emas tersebut adalah palsu. Jika tidak meninggalkan goresan maka emas tersebut adalah asli.

Emas asli tidak akan meninggalkan bekas jika digoreskan di kertas atau keramik. Jika meninggalkan bekas kehitaman atau goresan, maka emas tersebut palsu. Namun ingat, cara ini emang terbilang cukup berisiko karena dapat merusak emas.


Cek Keaslian Emas #5 Tes Asam

Cara mengetahui emas asli atau palsu yang terakhir ini menggunakan cairan bernama Nitric Acid. Proses uji cobanya sebagai berikut:

  1. Siapkan wadah stainless steel dan taruh emas di atasnya

  2. Teteskan satu tetes saja cairan asam Nitric Acid pada emas dan tunggu reaksinya.

  3. Jika emas asli, tidak akan ada reaksi apa-apa.

  4. Bila berubah warna menjadi kehijau-hijauan, berarti emas mengandung logam bes

  5. Bila menunjukkan warna susu, artinya mengandung perak.

  6. Bila bereaksi menimbulkan warna emas, besar kemungkinan emas yang diuji mengandung bahan logam kuningan.

Jika akan melakukan pengukuran kadar sebuah emas dengan menggunakan asam nitrat, ada baiknya Anda didampingi seorang profesional. Karena jika tidak, maka dapat berisiko yang berujung kepada kerusakan emas dan merugikan diri sendiri.


Cek Keaslian Emas #6 Alat Pengukur

Saat ini banyak toko emas yang sudah dilengkapi sebuah alat khusus yang dipergunakan untuk menentukan apakah emas tersebut asli atau palsu.

Alat ini bisa mendeteksi karat dengan cara menempelkan ujung jarumnya ke perhiasan, alat ini mudah digunakan namun tidak bisa mendeteksi bagian dalamnya.


Cek Keaslian Emas #7 Kepadatan Emas

Cara terakhir adalah dengan mengecek kepadatan emas tersebut. Emas adalah logam yang memiliki kepadatan tinggi. Jadi, jarang sekali ada logam lain yang mampu menyaingi kepadatan emas. Artinya, semakin tinggi kepadatan, maka semakin murni emas nya.

· Cara mengukur kepadatan emas :

· Sediakan wadah/gelas yang ada ukuran mililiter, lalu isi dengan air.

· Catat tinggi permukaan air sebelum emas dimasukkan ke dalam wadah tersebut.

· Setelah itu, dengan digantung benang celupkan emas ke dalamnya. Catat kembali selisih permukaan air.

Gunakan rumus perhitungan kepadatan = massa dibagi volume. Jika angka mendekati 19 gram per millimeter, maka sudah cukup yakin bahwa itu emas asli. Berikut panduan mengukur kepadatan emas tergantung karat.


Emas 14 k = 12,9-14,6 gram/mililiter, 18K kuning = 15,2-15,9 g/ml, 18K putih = 14,7-16,9 g/ml dan 22K = 17,7-17,8 g/ml.


Nah, sekarang setelah Anda jadi tahu cara membedakan emas asli dan palsu, Anda tetap harus berhati-hati sebelum membeli perhiasan emas maupun logam mulia / emas batangan.

Salah satu caranya adalah dengan membeli emas di toko emas terpercaya seperti Galeri24 dari PT.Pegadaian. Galeri24 bukan hanya menjual perhiasan emas dan logam mulia, tapi juga batu mulia yang semuanya bersertifikat G-lab, sehingga terjamin keasliannya.

Membeli emas pun kini sudah tidak perlu repot-repot datang ke toko. Walau distro Galeri24 tersebar di banyak area se-Indonesia, kemudahan belanja emas juga bisa melalui online di website www.galeri24.co.id

©2020 by Galeri 24. Proudly created by G24 IT Dev Team with ♥