Ini Cara Melamar Perempuan yang Benar Sesuai Syariat Islam

Menikah merupakan ibadah terpanjang bagi dua insan yang melakukannya. Pernikahan menjadi suatu ibadah yang dapat mendatangkan keberkahan dan pahala bagi setiap perbuatan yang dilakukan bersama pasangannya. Namun sebelum menikah, seorang pria mesti mengajukan lamaran kepada kekasih atau pujaan hati terlebih dulu. Dalam islam, lamaran atau yang disebut khitbah memiliki tata cara tersendiri. Bagaimana cara melamar perempuan dalam ajaran islam? Berikut penjelasannya supaya Anda yang ingin melamar tidak keliru dalam prosesinya.


Tata Cara Melamar Perempuan dalam Islam

Dilansir dari brilio, sebelum mengajukan lamaran atau khitbah, terdapat doa doa khusus yang bisa dipanjatkan terlebih dahulu. Dalam islam, segala perbuatan, pekerjaan harus dimulai dengan berdoa supaya hasilnya mendatangkan berkah untuk diri sendiri dan juga orang lain.


Doa Melamar Perempuan:

Allahumma innaka taqdiru wa laa aqdiru wa laa a'lamu wa anta 'allaamul ghuyuubi. Fa in ra'aita lii fii (.....) khairan fii diinii wa aakhiratii faqdirhaa lii


Artinya:

"Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Men-takdir-kan, dan bukanlah aku yang men-takdir-kan. Dan (Engkau) Maha Mengetahui apa yang tidak kuketahui. Engkau Maha Mengetahui hal-hal yang ghaib. Maka jika Engkau melihat kebaikan antara diriku dan (sebutkan nama calon pasangan bin/binti ayahnya]) untuk agama dan akhiratku, maka takdirkanlah aku bersamanya."


Jika ini doa sudah dipanjatkan, maka ada beberapa tahap melamar sesuai syariat islam yang mesti Anda ketahui, diantaranya:


1. Kenali kepribadian calon pasangan.

Seorang pria wajib menentukan terlebih dahulu wanita mana yang akan dilamar. Pastikan Anda memilih satu wanita untuk dilamar. Kemudian cari tahu bagaimana kepribadiannya. Tahap ini dalam islam dinamakan proses ta'aruf.


Mengenali kepribadian wanita pun tidak boleh dengan cara jalan berdua. Hal ini dilarang karena dapat mendatangkan zina. Maka, untuk mengenali kepribadiannya lebih jauh bisa melalui pihak keluarga ataupun teman-temannya.


2. Pasangan Wajib Single.

Sebelum melamar, seorang pria harus memastikan wanita yang akan dilamar dalam status lajang, bukan berstatus istri orang, ataupun sudah dikhitbah pria lain.


3. Berdoa untuk Mantapkan Hati.

Mantapkanlah hati Anda sebelum melamar terlebih dahulu. Hal ini bisa dilakukan dengan meminta petunjuk dari Allah melalui sholat istikharah atau tahajud.


4. Minta Izin Kepada wanita yang akan Dilamar.

Sebelum melamar, seorang pria sebaiknya meminta izin lebih dulu kepada wanita. Hal ini untuk meminimalisasi penolakan lamaran dari pihak wanita. Jika sudah diterima dan bersepakat, maka sang pria bisa meminta izin kepada orang tua si wanita untuk melakukan acara lamaran.


5. Minta Izin Kepada Orang Tua Wanita.

Rasulullah SAW bersabda:

"Janganlah engkau menikahkan janda sampai engkau meminta pendapatnya dan janganlah engkau menikahkan perawan sampai engkau meminta izinnya." Para sahabat bertanya, "Bagaimana kita tahu dia mengizinkan?" Beliau pun bersabda, "Dia diam saja." (HR Bukhari dan Muslim).


Maka di sini, tahap selanjutnya adalah meminta izin kepada orang tua terutama kepada sang ayah atau wali dari calon pasangan. Setelah mendapat izin, barulah proses lamaran akan berlanjut pada proses pernikahan antara kedua calon.


6. Datangi Kediaman Wanita dan Sampaikan Tujuan Kedatangan

Tahap selanjutnya adalah mendatangi kediaman keluarga calon wanita yang akan dilamar. Dalam proses, biasanya keluarga laki-laki membawa seserahan yang akan diberikan kepada pihak keluarga wanita. Seserahan ini pun bisa dijadikan sebagai bahan pelengkap saat hari pernikahan nanti.


Dalam acara ini, akan ada prosesi pembukaan lamaran sekaligus musyawarah di mana pihak keluarga laki-laki dan perempuan saling menanggapi maksud dan tujuan serta membahas rencana untuk pernikahan. Dalam rangkaian acara ini juga akan disampaikan penerimaan dari pihak keluarga perempuan, apakah lamaran diterima atau tidak.


Tips Membeli Cincin Nikah

Dalam Islam, terdapat banyak pandangan mengenai tukar cincin atau memberikan cincin dari pria kepada wanita saat proses lamaran. Sebagian mengatakan bahwa keberadaan cincin lamaran tergantung pada kemampuan. Bila Anda mampu silahkan diberikan jika tidak mampu sebaiknya jangan dipaksakan. Maka, daripada fokus masalah cincin lamaran, alangkah baiknya Anda memikirkan cincin nikah yang memang umumnya wajib diberikan saat akad nikah. Berikut ini tips memilih mas kawin cincin emas untuk pernikahan.