• Galeri24

Jenis-Jenis Batu Permata Favorit Untuk Perhiasan

Sudah sejak lama kalau perhiasan memang dianggap sebagai simbol kemewahan. Mau terbuat dari emas, perak hingga batu-batu permata, yang namanya perhiasan tentu menjadi bukti kekayaan. Selain logam mulia, berbagai jenis batu permata kini juga makin dikenal masyarakat sebagai bahan perhiasan.


Popularitas batu permata sebagai perhiasan memang sedikit banyak dipengaruhi oleh berlian. Bahkan jika dibandingkan emas atau perak sekalipun, harga berlian benar-benar fantastis. Beberapa berlian yang terhitung langka dengan proses pengolahan rumit, memiliki harga jual per karat yang sangat tinggi.


Tunggu, berlian juga memiliki karat seperti emas dan perak?

Tentu saja!

Hanya perhitungan karat pada berlian serta batu-batu permata lainnya jelas tak sama seperti perhitungan karat pada emas atau perak, yang berkaitan dengan kadar logam mulia tersebut. Nah, supaya Anda tahu betapa banyaknya jenis batu permata di dunia ini, kami akan membahasnya secara lengkap.


Jenis-Jenis Batu Permata Populer Sebagai Perhiasan

Batu permata adalah bebatuan yang mengandung mineral dan terbentuk melalui proses geologi sangat lama di kerak bumi. Karena proses pembentukannya bisa ratusan juta tahun lamanya, harga berlian akhirnya begitu melambung. Tak heran kalau di seluruh penjuru dunia ini, tambang-tambang batu permata selalu menarik perhatian.


Di Indonesia sendiri, aneka jenis batu permata bisa ditemukan dari Sabang sampai Merauke. Contohnya seperti Aceh dan Padang yang dikenal atas batu permata jenis idocrase, lalu di Banten terdapat batu Kalimaya hingga kawasan Kalimantan yang dikenal akan batu kecubung alias amethys serta tentunya intan, yang kemudian diolah jadi berlian.


Agar tidak penasaran, berikut ini adalah jenis-jenis batu permata populer yang kerap digunakan untuk perhiasan:


1. Batu Berlian (Diamond)

Inilah batu permata yang paling sering dipakai dalam perhiasan. Dibandingkan batu permata lain, intan yang merupakan bentuk kasar dari berlian dianggap sebagai salah satu batu terkeras di bumi. Harga berlian ini sendiri dipengaruhi oleh kualitas pemotongan, besar karat serta tentunya kejernihan warna.


Ada yang bilang kalau berlian berwarna transparan, padahal faktanya berlian bisa dijumpai dengan aneka warna mau kuning, merah, merah muda, hitam hingga hijau. Supaya tidak salah beli, Anda harus tahu bahwa berlian asli memiliki pendar cahaya berkilau metalik adamantine dan sedikit kecacatan potongan, tapi berharga mahal.


2. Batu Ruby

Ruby adalah batu permata dengan warna dominan merah entah merah muda atau merah darah. Ruby si merah delima ini merupakan salah satu jenis mineral korundum, yang mana warnanya disebabkan oleh kandungan kromium. Dalam dunia batu permata, ruby dianggap satu dari empat batu paling berharga selain safir, zamrud dan berlian.


3. Batu Kecubung (Amethyst)

Meskipun tidak masuk dalam empat batu permata paling berharga, batu kecubung atau ametis ini mempunyai nilai jual cukup tinggi. Apa yang membuat batu kecubung sangat menawan? Tampilan pendar warna yang begitu menarik.


Batu kecubung sering ditemukan dengan warna merah muda atau ungu. Sejak dulu, batu kecubung kerap digunakan anggota kerajaan atau bangsawan.


4. Batu Safir

Safir adalah jenis batu permata terkeras kedua setelah berlian. Jika tingkat kekerasan berlian mencapai 10 skala mohs, safir mencapai 9 skala mohs. Kandungan mineral korundum yang sangat berkualitas membuat harga jual batu safir melambung, bahkan tidak kalah mahal dengan berlian, ruby atau zamrud.


Kendati batu ini memiliki banyak sekali warna, batu safir yang paling populer dan klasik berwarna biru terang dan benar-benar cantik. Namun Anda juga bisa menemukan batu safir berwarna kuning, putih atau merah gelap.


5. Batu Zamrud

Melengkapi empat batu permata paling berharga adalah zamrud. Zamrud sangat identik dengan warnanya yang dominan hijau dan disebabkan oleh kelumit kromium. Termasuk mineral silikat beril, kandungan vanadium dan besi dalam zamrud memicu adanya gradasi pada warna hijau batu zamrud.


Untuk tingkat kekerasan, zamrud memang lebih lunak daripada berlian atau safir karena tercatat 7,5 skala mohs. Secara global, negara produsen batu zamrud berkualitas tinggi adalah Kolombia, Siberia, Afrika Selatan, Zimbabwe dan Brasil.


6. Batu Giok (Jade)

Para penggemar kebudayaan Tiongkok, tentu tidak asing dengan batu giok. Dari segi warna, giok adalah jenis batu permata dengan warna hijau, tetapi jauh lebih pucat daripada zamrud. Warna hijau dalam giok ini terbentuk karena tingginya unsur mineral yang ada. Giok sering ditemukan di kawasan Tibet, China dan Myanmar.


Banyak penelitian yang menyebutkan kalau giok mempunyai kandungan kalsium, potasium, besi dan magnesium sehingga sering digunakan sebagai salah satu alat terapi kesehatan. Namun giok juga begitu mempesona sebagai perhiasan, sehingga banyak diasah dan dibentuk dalam beragam ukuran.


Tips Merawat Perhiasan dengan Batu Permata

Kendati perhiasan-perhiasan yang terbuat dari batu permata cenderung tidak ribet dalam perawatan, tetap saja Anda harus tahu bagaimana cara membersihkan dan menjaganya secara tepat. Apalagi tidak semua batu permata sekuat dan sekeras berlian, sehingga tetap saja Anda haruslah waspada.


Untung saja meskipun batu-batu permata ini memiliki banyak jenis, pada dasarnya bahan yang digunakan untuk membersihkan sama. Yang paling sederhana adalah dengan menggunakan soda, sikat gigi serta kain yang lembut. Anda tinggal memasukkan batu permata ke dalam wadah berisikan soda selama sekitar satu jam.


Lalu kemudian gosok batu permata dengan sikat gigi lembut hingga kotoran hilang. Terakhir, bilas batu permata dengan air hangat dan keringkan memakai kain lembut. Asalkan dilakukan secara rutin, maka terlepas dari apapun jenis batu permata yang Anda gunakan dalam perhiasan, bakal awet dan tetap indah berkilau.

©2020 by Galeri 24. Proudly created by G24 IT Dev Team with ♥