• Galeri24

Koin Dinar, Produk Investasi Emas Menjanjikan

Di Indonesia, alat pembayaran sah yang sering dipilih adalah uang kertas. Tak heran kalau kalangan muda entah milenial junior atau generasi Z, selalu mengira uang-uang koin yang terbuat dari emas cuma ada di masa lampau. Apakah benar demikian? Hmm kalau begitu, ada baiknya Anda mulai berkenalan dengan koin dinar.


Beberapa negara di dunia ini khususnya negara-negara Islam di kawasan Timur Tengah, memang menggunakan koin dinar sebagai alat pembayaran sah. Contohnya seperti Uni Emirat Arab dengan salah satu emiratnya yakni Dubai, mencetak koin dinar sekaligus koin dirham. Indonesia sebagai negara Islam terbesar di dunia, juga mengenalkan sekaligus mencetak dinar.


Adalah IMN (Islamic Mint Nusantara) yang mencetak dinar dan dirham pertama kali di Indonesia pada tahun 2000 silam. Sepuluh tahun berlalu, IMN merilis hasil penelitian sejarah, fikih dan timbangan mitsqal serta Fatwa Atas Berat dan Kadar Untuk Dinar dan Dirham. Dimana akhirnya mencapai kesepakatan soal dinar dan dirham.


Perbedaan Dinar dan Dirham

Bicara soal dinar, tentu akan berbicara soal dirham. Dianggap sebagai ’saudara kembar’, kedua uang koin yang begitu lekat dengan sejarah agama Islam ini memang sangat berharga tapi tak sama. Bagi Anda yang tengah mempertimbangkan dinar sebagai alat investasi, tentu harus cukup memahami perbedaannya dengan dirham.


Dinar sendiri adalah koin emas 22 karat dengan berat 4,25 gram. Sementara untuk dirham, merupakan koin perak murni dengan berat 2,975 gram. Jika ditarik sejarahnya, dinar dan dirham adalah mata uang resmi yang dipakai umat Islam di era Khalifah Umar bin Khattab. Alasan penggunaan emas 22 karat untuk bahan baku dinar disebabkan oleh tekstur.


Sekadar informasi, emas-emas batangan murni 24K memang sangat sulit untuk diolah dan kemudian dibentuk karena punya tekstur lunak. Hal inilah yang membuat industri perhiasan lebih suka menggunakan emas 18K yang sudah dicampur perak, perunggu atau tembaga. Hal ini juga terjadi pada produksi dinar yang lebih memilih emas 22K.


Emas 22K dianggap kuat secara material dan tidak mudah rusak, sehingga sangat cocok sebagai bahan koin dinar. Saat ini di Indonesia, PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menjadi produsen dinar juga, yang dilakukan oleh unit usaha Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia.


Dinar dan dirham milik Antam sudah memiliki sertifikasi ISO 17025, yang dirilis KAN (Komite Akreditas Nasional) dan LBMA (London Bullion Market Association). Tak hanya itu, Antam juga memperoleh standarisasi WITO (World Islamic Trade Organization) yang menjadikan dinar dan dirham dari mereka sangat berkualitas.


Keunggulan Investasi Koin Dinar

Sama seperti emas itu sendiri, mempertimbangkan dinar sebagai alat investasi adalah sebuah pilihan yang sangat tepat. Ada banyak sekali keunggulan yang membuat dinar sangat layak dipilih jadi aset finansial masa depan. Apa saja? Berikut ulasannya:


1. Lantaran merupakan koin emas, bisa dipastikan kalau dinar ini bebas dari bahaya inflasi. Ketika inflasi bisa membuat uang kertas benar-benar kacau, dinar justru tetap bertahan. Bahkan dinar juga mengikuti kenaikan harga emas, yang membuat nilai dinar tak pernah menyusut.


2. Butuh uang tunai cepat dan hanya punya dinar? Anda bisa mencairkannya dengan cara menjual dinar tersebut. Hal ini membuat dinar jauh lebih baik dari sederet investasi lain seperti saham, obligasi atau deposito yang memiliki masa jatuh tempo dan perhitungan tepat jangka waktu investasi.


3. Meskipun sama-sama berbahan dasar emas, menjual kembali dinar jauh lebih untung daripada perhiasan. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, perhiasan kerap menggunakan emas 18K sementara dinar memakai emas 22K. Dengan karat lebih tinggi, akan ada banyak kemudahan dalam proses penjualan.


4. Tak banyak yang menyadari kalau nilai investasi dinar bisa meningkat hingga 31% per tahun. Untuk itulah bagi Anda yang tengah memilih produk emas terbaik sebagai investasi, dinar adalah pilihan yang menjanjikan.


5. Keuntungan terakhir yang mungkin hanya bisa dirasakan oleh Muslim adalah dengan memakai dinar, Anda akan merasa lebih islami. Dinar adalah bukti bahwa Islam memiliki masa kejayaan yang tak boleh dilupakan.


Lewat ulasan di atas, sudah bisa dipastikan kalau membeli koin dinar bisa jadi solusi yang anti rugi. Namun kalau Anda masih merasa terbebani, ada baiknya mempertimbangkan produk emas lain sebagai investasi.


Cerdas Investasi dengan Produk Emas yang Tepat

Pandemi Covid-19 memang tak dipungkiri benar-benar menghantam sektor ekonomi. Bahkan pasar modal, menjadi salah satu tempat yang paling terpukul akibat ancaman resesi ekonomi selama wabah corona ini. Hal inilah yang membuat investor lebih bijak dan mengalihkan tabungan investasi mereka ke emas.


Fakta bahwa emas sudah menembus Rp1 juta per gram sejak Agustus 2020, membuat logam mulia yang satu ini memang berkilau. Namun jika Anda merasa membeli koin dinar cukup merepotkan, tenangs aja Galeri24 mempunyai banyak pilihan emas yang bisa jadi investasi. Contohnya adalah emas batangan 24K, bagi Anda yang butuh emas-emas murni.


Ingin produk emas yang lebih ringan tapi tetap berharga? Maka perhiasan emas dari Galeri24 adalah pilihannya. Salah satu yang kini tengah jadi perbincangan adalah cincin emas rose gold seri Zodiac. Dengan warna merah muda yang menawan, cincin Zodiac sangatlah tepat dipilih oleh kalangan muda.


Apalagi Anda bisa menyesuaikan simbol Rasi Bintang pada cincin Zodiac dengan identitas kelahiran, yang menjadikan perhiasan emas Galeri24 ini sangat tepat digunakan sehari-hari. Untuk itulah jika Anda merasa investasi koin dinar tak bisa dipakai sebagai aksesoris, cincin Zodiac dari Galeri24 bisa jadi solusinya.

©2020 by Galeri 24. Proudly created by G24 IT Dev Team with ♥