Yang Harus Diperhatikan Sebelum Membelikan Perhiasan Pertama Anak Anda



Si kecil sudah menginjak usia setahun. Beberapa dari Anda mungkin berpikir untuk mulai memberikan perhiasan pertama. Apalagi, sudah banyak toko perhiasan di Indonesia yang menawarkan desain perhiasan pertama berbahan emas untuk anak dengan desain karakter kartun yang lucu-lucu. Amankah untuk langsung memberikan itu untuk anak? Dan hal apa saja yang harus diperhatikan?


1) Tipe Perhiasan Pertama untuk Anak

Idealnya, cukup berikan satu saja perhiasan pertama untuk anak. Dan berikan secara bertahap. Hindari langsung serakah memberikan satu set kalung-gelang-giwang dan gelang kaki langsung pada si kecil dalam satu waktu, karena bisa-bisa membuat kondisi mental anak yang masih mudah ngambek malah tidak nyaman.

Dalam memberikan perhiasan, Anda harus memberikan perhatian lebih pada fakta bahwa anak-anak akan selalu tumbuh. Sebab itu, jika perhiasan pertama yang ingin Anda berikan adalah kalung atau gelang, pilihlah yang memiliki rantai ekstra agar bisa disesuaikan seiring besar leher dan lengan anak.


Demikian pula dalam memilih cincin. Jangan berikan yang terlalu sempit karena itu bisa menyumbat aliran darah si kecil. Tapi, cincin yang terlalu longgar juga mudah jatuh dan hilang saat bermain. Selalu pilih cincin yang pas. Jika tidak, Anda bisa membawanya ke pengrajin perhiasan untuk disesuaikan.

Sementara jika Anda memilih anting untuk perhiasan pertama si kecil, berikan model hoop kecil atau stud. Ini agar pergerakan anak tidak terganggu saat dia sedang aktif-aktifnya. Anak senang, tampilan pun tetap enak dilihat.


2) Jenis Logam untuk Perhiasan Pertama Anak

Untuk kulit si kecil yang masih sensitif, sayangnya Anda tidak punya banyak pilihan. Berikan emas 18 karat yang bebas tambahan nikel atau tembaga. Pasalnya, bahkan bagi kulit orang dewasa pun nikel atau tembaga bisa membawa alergi. Apalagi bagi kulit si kecil yang masih tipis?

Jika emas dirasa berlebihan, Anda juga bisa berkompromi dengan bahan sterling silver. Tetap saja, selalu pantau perhiasan di kulit Anak. Jika muncul ruam, dermatitis, bahkan infeksi, segera lepas dan hentikan pemakaian.


3) Perhatian Ekstra untuk Pengait bagi Perhiasan Anak

Berikan perhatian berlebih pada bagian pengait perhiasan! Sebab anak yang sedang banyak bergerak, bisa saja menarik kalung atau gelang hingga putus dan menelannya. Atau pengait yang terlalu longgar memudahkan kalung lepas saat dibawa berlarian. Di sisi lain, bentuk pengait yang terlalu besar dan bersisi tajam, akan melukai kulit bayi saat tidur.


Perhatikan tiga aspek di atas saat memilih perhiasan bagi anak. Pilihlah yang pengaitnya tumpul, tapi kuat, dan nyaman bagi si anak. Sejauh ini, model sekrup adalah pilihan yang paling bijaksana.


4) Inspirasi Model dan Desain untuk Perhiasan Anak

Lalu, apa model dan desain yang pas untuk perhiasan pertama anak? Sayangnya, anak belum tentu cukup bisa memilih untuk dirinya sendiri. Tugas Andalah untuk menentukan yang pas.

Paling umumnya, desain model karakter kartun, bunga, pohon, dan hewan cocok untuk anak segala usia—setidaknya sampai masuk sekolah dasar. Jika Anda ingin si kecil punya gelang nan gaya, anak laki-laki cocok diberi gelang kulit. Sementara, anak perempuan lebih pas diberi gelang charm yang lucu-lucu.


Memberikan sentuhan personal dengan menyertakan birthstone untuk perhiasan anak juga bisa jadi piihan. Seperti memberikan kalung batu topaz untuk anak yang lahir Bulan November, atau garnet bagi anak yang lahir pada Januari. Menarik, bukan?


Kini, baik untuk anak maupun orang dewasa, Anda tidak perlu galau di mana harus membeli perhiasan berkualitas.


PT. Pegadaian telah menunjuk Galeri 24 sebagai anak cabang official yang khusus menangani penjualan logam mulia tipe ANTAM dan UBS, juga perhiasan. Dengan harga sepadan dan pelayanan terbaik, Anda bisa mempercayakan emas Anda pada galeri 24. Segera jemput perhiasan cantik Anda di www.kataloggaleri24.co.id, atau kunjungi langsung outletnya di kota terdekat


6 views

©2020 by Galeri 24. Proudly created by G24 IT Dev Team with ♥